Irigasi Tetes (Drip Irrigation) – Metode terbaru untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas Tembakau dengan tetap menghemat penggunaan air
a. Pendahuluan
Air merupakan salah satu factor penting dalam pertumbuhan tanaman terutama untuk memperoleh hasil produksi (yield) dan kualitas (quality) yang tinggi. Berbagai macam cara dilakukan petani untuk memberikan air yang cukup bagi tanamannya mulai dari yang paling sederhana yaitu dengan cara kocoran, cara di genangi (di leb) sampai dengan cara-cara modern seperti springkle dan drip irrigation.
HPK taruh disini
Petani tradisional melakukan
pengairan dengan cara di genangi (floading) terutama untuk tembakau Virginia dan
burley. Keuntungan penggunaan cara ini adalah mudah dilakukan dan sangat murah
bila kondisi air mencukupi. Kekurangannya adalah Jumlah air yang diberikan
harus benar-benar dikendalikan sebab air yang berlebihan akan membuat tanaman
menjadi layu karena tergenang (water lodging). Disamping itu air akan
merangsang biji-biji gulma untuk tumbuh subur yang dapat mengganggu pertumbuhan
tanaman tembakau. Vollume air yang tinggi juga bisa membuat tanah menjadi padat
sehingga mengganggu pertumbuhan akar tanaman.
Berbeda dengan tembakau Virginia dan burley, Petani tembaku rajangan pada umumnya menggunakan system kocoran untuk memenuhi kebutuhan air tanaman tembakaunya karena ketersediaan air yang sangat terbatas. Air dengan volume tertentu biasanya sekitar 0.5 liter dikocorkan pada setiap pangkal batang tanaman tembakau. Biasanya petani menyiram tembakaunya setiap 3 – 7 hari sekali dimulai sejak 5 hari setelah tanam sampai tembakau berumur 30 hari setelah tanam. Pada periode tertentu, petani langsung mencampur pupuk dengan air penyiraman tersebut. Kekurangan system ini adalah diperlukan banyak tenaga kerja sehingga tidak efisien. Disamping itu biasanya volume air yang diberikan tidak sama Antara satu tanaman dengan tanaman lainnya sehingga tanaman tumbuh kurang seragam. Walaupun begitu, system kocoran ini sangat menghemat air dan gulma yang tumbuh tidak terlalu banyak. Pemberian air dengan system kocoran ini merupakan irigasi tetes sederhana (simple drip irrigation)
Beberapa keuntungan penggunaan irigasi tetes pada tanaman adalah :
Berbeda dengan tembakau Virginia dan burley, Petani tembaku rajangan pada umumnya menggunakan system kocoran untuk memenuhi kebutuhan air tanaman tembakaunya karena ketersediaan air yang sangat terbatas. Air dengan volume tertentu biasanya sekitar 0.5 liter dikocorkan pada setiap pangkal batang tanaman tembakau. Biasanya petani menyiram tembakaunya setiap 3 – 7 hari sekali dimulai sejak 5 hari setelah tanam sampai tembakau berumur 30 hari setelah tanam. Pada periode tertentu, petani langsung mencampur pupuk dengan air penyiraman tersebut. Kekurangan system ini adalah diperlukan banyak tenaga kerja sehingga tidak efisien. Disamping itu biasanya volume air yang diberikan tidak sama Antara satu tanaman dengan tanaman lainnya sehingga tanaman tumbuh kurang seragam. Walaupun begitu, system kocoran ini sangat menghemat air dan gulma yang tumbuh tidak terlalu banyak. Pemberian air dengan system kocoran ini merupakan irigasi tetes sederhana (simple drip irrigation)
b.
Irigasi Tetes (Drip Irrigation)
Sistim irigasi tetes (Drip irrigation) sudah banyak digunakan untuk tanaman-tanaman hortikultura bernilai tinggi seperti Cabe, paprika, tomat, melon dll. Irigasi tetes ini bisa digunakan di lahan terbuka maupun di Green house. Irigasi tetes juga bisa digunakan untuk tanaman tembakau.Beberapa keuntungan penggunaan irigasi tetes pada tanaman adalah :
- Meningkatkan produktivitas tembakau, bisa sampai 3 ton/ha
- Meningkatkan kualitas tembakau karena pertumbuhan tanaman tembakau seragam
- Mengurangi tingkat kerusakan tembakau saat pasca panen terutama daun bawah
- Hemat air
- Irigasi dapat dilakukan dalam jumlah dan waktu yang tepat.
- Menekan pertumbuhan gulma karena air hanya diteteskan di sekitar batang tanaman
- Tanah tidak memadat karena volume air yang diberikan tidak dalam jumlah besar
- Dan masih banyak manfaat lainnya
c.
Peralatan yang diperlukan untuk Irigasi
Tetes (Drip Irrigation)
- Pompa air dan pipa-pipa
- Saringan-saringan air
- Tabung pemupukan
- Pipa-pipa saluran drip irigasi meliputi Pipa pembagi Utama, Pipa pembagi sekunder dan pipa-pipa lateral yang akan membagikan air per tanaman